www.m-edukasi.web.id blog guru
49517 Total Hits Halaman
18227 Total Pengunjung
24 Hits Hari Ini
7 Pengunjung Hari Ini
1 Pengunjung Online

21 Siswa SMK Ini Dilatih Jadi Pengusaha Bengkel

Diposting pada: 2017-11-20, oleh : Admin ICT SMKN 1 Kuningan, Kategori: Tanpa Kategori

PT Pertamina Lubricant menciptakan wirausahawan muda dari bengkel motor. Wirausahawan muda tersebut yakni siswa SMK dan SMA di Tuban, Blora dan Bojonegoro.

Kegiatan itu merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR di Sales Region V Jawa Timur. Anak perusahaan PT Pertamina (Persero) ini bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Bojonegoro. 

Program Enduro Student Program (ESP) kali ini juga menggandeng PT Pertamina EP. Diluncurkan sejak 2016, program tersebut meliputi pendidikan, pelatihan, dan kewirausahaan mandiri di bengkel roda dua untuk siswa SMK otomotif dan teknik berprestasi yang terpilih. 

Sales Region Manager V PT Pertamina Lubricants, Eko Ricky Susanto, mengatakan dunia otomotif dan perbengkelan selama ini sangat vital dalam menunjang pertumbuhan industri pelumas di Indonesia. Sebelumnya, ESP telah dijalankan di Cilacap oleh Production Unit Cilacap (PUC) di 2016, dan di Gresik oleh Production Unit Gresik (PUG) pada pertengahan 2017. 

"Kami melihat betapa suksenya program ESP di Cilacap dan Gresik, serta Lamongan. Ini harus kami aplikasikan di wilayah ini. Pemilihan wilayah Bojonegoro, Tuban, dan Blora merupakan komitmen kami untuk bersinergi dengan Pertamina EP Asset 4. Wilayah ini merupakan wilayah Pertamina mengembangkan potensi masyarakat setempatnya," kata Eko dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/11/2017). 

Menurut Eko, sebagai perusahaan pelumas nasional pihaknya juga memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi pada wilayah tersebut. Bengkel merupakan salah satu wadah yang sangat baik untuk memajukan perekonomian di 3 wilayah tersebut.

Eko menambahkan, sebelumnya di Cilacap telah mencetak 6 wirausaha muda dengan rintisan 5 bengkel motor yang kini sudah beroperasi dengan penjualan dan pelayanan yang sangat baik. Sementara di Gresik dan Lamongan, program ini sudah memasuki tahap pemagangan di bengkel mitra binaan PT Pertamina Lubricants.

"Kami melihat potensinya sangat baik di sini. Kami sangat bangga dan berterima kasih sekali kepada berbagai mitra, termasuk pemerintah setempat, BLKI Lamongan, dan juga bengkel-bengkel mitra kami yang telah sama-sama ingin mensukseskan program ini dan melahirkan generasi baru di bidang perbengkelan," jelas Eko. 

Pada tahap awal, 21 peserta tersebut akan mendapatkan pelatihan perbengkelan teknis dan non-tekniks di Balai Latihan Kerja (BLKI) Bojonegoro selama 1 bulan. Pelatihan meliputi pelatihan ilmu teknik mesin motor, servis motor, perawatan mesin, spare parts, kelistrikan, dan lainnya.

Selain itu, siswa juga akan diberikan pelatihan wirausaha meliputi strategi dan inspirasi dalam menjalanan bisnis mandiri, taktik penjualan, pelayanan konsumen yang prima, team building, dan wawasan mengenai pengelolaan limbah bengkel. Perusahaan juga bekerja sama dengan Integrated Lubrication Management Academy (ILMA) untuk memberikan pengetahuan tentang produk pelumas Pertamina secara mendalam.

Sementara itu, Corporate Secretary PT Pertamina Lubricants, Fitri Erika menjelaskan, setelah program pelatihan di BLKI selesai, peserta akan dikelompokan dan diberikan kesempatan untuk magang dan bekerja secara nyata di bengkel-bengkel mitra binaan Pertamina Lubricants yang tersebar di Bojonegoro, Tuban, dan Blora. Para siswa akan didampingi langsung mekanik berpengalaman. 

"Belajar tidak boleh terhenti, di dunia kerjalah sesungguhan social enterpreneurship dan skill mereka diuji serta dikembangkan secara maksimal. Diharapkan semua peserta dapat merasakan dinamika usaha bengkel, dan timbul minat yang kuat untuk membuka usaha bengkel sendiri dengan kualitas teknis yang mumpuni ke depannya," ungkap Fitri. 

Di luar itu, sambung Fitri, pihaknya juga menggelar kompetisi antar peserta dan kelompok untuk pengembangan ide penjualan produk pelumas ke pelanggan, baik lewat penjualan konvensional maupun digital. Program berkelanjutan ini diharapan dapat menumbuhkan usaha perbengkelan diwilayah Bojonegoro, Tuban, dan Blora. Serta bisa diduplikasikan ke wilayah lainnya di Indonesia. 

Untuk ESP kali ini, PT Pertamina Lubricants melibatkan 21 orang siswa berprestasi yang terdiri 9 orang dari area Tuban, 6 orang dari Bojonegoro, dan 6 orang dari Cepu. Mereka merupakan lulusan dari 13 SMK jurusan otomotif terpilih yakni SMKN 1 Jatirogo, SMK Migas Cepu, SMAN 1 Bangilan, SMK Muhammadiyah 2 Cepu, SMKN 1 Singgahan, SMK Harapan Bojonegoro, MA TBBB Jetak, SMAN 2 Cepu, SMKN Ngambon, SMU PGRI 3 Cepu, SMK 1 Purwosari, dan SMAN Tambak rejo.

Sumber: https://oto.detik.com


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini

Forum Multimedia Edukasi  www.formulasi.or.id